Select Page

Indonesia dipastikan keluar dari krisis pandemi Covid-19 setelah melewati hantaman gelombang kedua. Pada saat bersamaan, posisi Indonesia semakin diakui dunia dengan memimpin presidensi G20 pada 2022 dan berlanjut dengan ketua ASEAN pada 2023.
Dua faktor tersebut memberi dampak pada tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Presiden Jokowi. Temuan survei Voxpopuli Research Center menunjukkan tingkat kepuasan terhadap Jokowi mencapai rekor sebesar 80,3 persen.

“Dinilai sukses mengatasi pandemi dan membawa Indonesia diakui dunia, tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi melejit,” ungkap Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja dalam keterangan tertulis kepada pers di Jakarta, pada Kamis (16/12).

Menurut Achmad, publik melihat Jokowi bersungguh-sungguh dalam menangani pandemi dan dampak sosial-ekonominya. Harus diakui bahwa pandemi memberikan pukulan sangat keras terhadap perekonomian, termasuk usaha kecil menengah dan sektor informal.

Jika berkaca pada gelombang pertama dan kedua lalu, tingkat kepuasan publik berada pada titik terendah, tetapi tetap bertahan pada 60 persen atau kurang. Seiring dengan upaya penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi, kepuasan pun bergerak naik.

“Faktor kepemimpinan Jokowi dalam kancah global memberi dorongan lebih besar lagi pada naiknya tingkat kepuasan publik,” tandas Achmad. Terbukti dengan rekor kenaikan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selama ini Jokowi lebih memfokuskan pada kebijakan dalam negeri dengan gencarnya pembangunan infrastruktur. Hadirnya Jokowi dalam KTT G20 dan konferensi perubahan iklim COP26 menunjukkan upaya serius pemerintah untuk diperhitungkan dalam percaturan dunia.

Publik masih akan melihat sejauh mana kiprah Jokowi dalam memimpin presidensi G20, masih dalam situasi pandemi dan ancaman varian-varian baru. Demikian pula dengan meningkatnya ketegangan di tingkat kawasan yang dikhawatirkan mengarah pada perlombaan senjata.

“Pemerintah harus terus mempertahankan pemulihan ekonomi hingga berakhirnya pandemi dan memastikan peran global Indonesia,” pungkas Achmad. Sementara itu masih ada ketidakpuasan sebesar 17,2 persen, dan sisanya tidak tahu/tidak jawab 2,5 persen.

Survei Voxpopuli Research Center dilakukan pada 1-10 Desember 2021, kepada 1.200 responden yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling) mewakili seluruh provinsi di Indonesia. Margin of error survei sebesar ±2,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. (*)